Keanekaragaman Budaya di Indonesia
Istilah budaya berasal dari kata Sansekerta, yaitu buddayah
atau buddhi yang berarti akal budi. Kebudayaan berarti
segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi manusia. Ada tiga bentuk
kebudayaan, yaitu kebudayaan dalam bentuk gagasan, kebiasaan, dan benda-benda
budaya.
- Kebudayaan yang berupa gagasan, antara lain ilmu pengetahuan, adat istiadat, dan peraturan.
- Kebudayaan yang berupa kebiasaan, antara lain cara mencari makan (mata pencarian), tata cara pergaulan, tata cara perkawinan, kesenian, dan bermacam-bermacam upacara tradisi.
- Kebudayaan yang berupa benda adalah semua benda yang diciptakan oleh manusia, seperti alat-alat keperluan sehari-hari, rumah, perhiasan, pusaka (senjata), kendaraan, dan lain-lain.
Manusia menciptakan kebudayaan untuk bertahan hidup
dan memenuhi kebutuhannya. Selain itu, kebudayaan juga diciptakan untuk
mengolah alam agar bermanfaat untuk kehidupan manusia. Karena kondisi
lingkungan alam berbeda-beda, maka terjadilah keanekaragaman kebudayaan.
1. Mengenal keragaman budaya di Indonesia
Lingkungan tempat tinggal
mempengaruhi bentuk rumah tiap suku bangsa. Rumah adat di Jawa dan di Bali
biasanya dibangun langsung di atas tanah. Sementara rumah-rumah adat di
luar Jawa dan Bali dibangun di atas tiang atau disebut rumah panggung. Alasan
orang membuat rumah panggungantara lain untuk meghindari banjir dan menghindari
binatang buas. Kolong rumah biasanya dimanfaatkan untuk memelihara ternak dan
menyimpan barang. Keanekaragaman budaya dapat dilihat dari bermacam-macam
bentuk rumah adat. Berikut ini beberapa contoh rumah adat.
- Rumah Bolon (Sumatera Utara).
- Rumah Gadang (Minangkabau, Sumatera Barat).
- Rumah Joglo (Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur).
- Rumah Lamin (Kalimantan Timur).
- Rumah Bentang (Kalimantan Tengah).
- Rumah Tongkonan (Sulawesi Selatan).
- Rumah Honai (Rumah suku Dani di Papua)..
Setiap suku bangsa mempunyai upacara adat dalam
peristiwa-peristiwa penting kehidupan. Misalnya upacara-upacara kelahiran,
penerimaan menjadi anggota suku, perkawinan, kematian, dan lain-lain. Nama dan
bentuk upacara menandai peristiwa kehidupan itu berbeda-beda dalam
masing-masing suku. Beberapa contoh upacara adat yang dilakukan suku-suku di
Indonesia antara lain sebagai berikut.
- Mitoni, tedhak siti, ruwatan, kenduri, grebegan (Suku Jawa).
- Seren taun (Sunda).
- Kasodo (Tengger).
- Nelubulanin, ngaben (Bali).
- Rambu solok (Toraja).
Keberagaman kebudayaan di Indonesia juga tampak dalam
kesenian daerah. Ada bermacam-macam bentuk kesenian daerah.
Contoh lagu-lagu daerah sebagai berikut.
- Nangroe Aceh Darussalam Piso Surit
- Sumatera Utara Lisoi, Sinanggar Tullo, Sing Sing So, Butet
- Sumatera Barat Kambanglah Bungo, Ayam Den Lapeh, Mak Inang, Kampuang Nan Jauh di Mato
- Riau Soleram
- Sumatera Selatan Dek Sangke, Tari Tanggai, Gendis Sriwijaya
- Jakarta Jali-jali, Kicir-kicir, Surilang
- Jawa Barat Bubuy Bulan, Cing Cangkeling, Manuk Dadali, Sapu Nyere Pegat Simpai
- Jawa Tengah Gundul-gundul Pacul, Gambang Suling, Suwe Ora Jamu, Pitik Tukung, Ilir-ilir,
- Jawa Timur Rek Ayo Rek, Turi-turi Putih
- Madura Karaban Sape, Tanduk Majeng
- Kalimantan Barat Cik Cik Periok
- Kalimantan Tengah Naluya, Kalayar, Tumpi Wayu
- Kalimantan Selatan Ampar Ampar Pisang, Paris Barantai
- Sulawesi Utara Si Patokaan, O Ina Ni Keke, Esa Mokan
- Sulawesi Selatan Anging Mamiri, Ma Rencong, Pakarena
- Sulawesi Tengah Tondok Kadadingku
- Bali Dewa Ayu, Meyong-meyong, Macepetcepetan, Janger, Cening Putri Ayu.
- NTT Desaku, Moree, Pai Mura Rame, Tutu Koda, Heleleu Ala De Teang,
- Maluku Kole-Kole, Ole Sioh, Sarinande, Waktu Hujan Sore-sore, Ayo Mama, Huhatee
- Papua Apuse, Yamko Rambe Yamko
Tari-tarian Tradisional Indonesia
- Nangroe Aceh Darussalam Tari Seudati, Saman, Bukat
- Sumatera Utara Tari Serampang, Baluse, Manduda
- Sumatera Barat Tari Piring, Payung, Tabuik
- Riau Tari Joget Lambak, Tandak
- Sumatera Selatan Tari Kipas, Tanggai, Tajak
- Lampung Tari Melinting, Bedana
- Bengkulu Tari Adum, Bidadari
- Jambi Tari Rangkung, Sekapur Sirih
- Jakarta Tari Yapong, Serondeng, Topeng
- Jawa Barat Tari Jaipong, Merak, Patilaras
- Jawa Tengah-Yogyakarta Tari Bambangan Cakil, Enggot-enggot, Bedaya, Beksan,
- Jawa Timur Tari Reog Ponorogo, Remong
- Bali Tari Legong, Arje, Kecak
- Nusa Tenggara Barat Tari Batunganga, Sampari
- Nusa Tenggara Timur Tari Meminang, Perang
- Kalimantan Barat Tari Tandak Sambas, Zapin Tembung
- Kalimantan Timur Tari Hudog, Belian
- Kalimantan Tengah Tari Balean Dadas, Tambun
- Kalimantan Selatan Tari Baksa Kembang
- Sulawesi Selatan Tari Kipa, Gaurambuloh
- Sulawesi Tenggara Tari Balumba, Malulo
- Sulawesi Tengah Tari Lumense, Parmote
- Sulawesi Utara Tari Maengket
- Maluku Tari Nabar Ilaa, Perang
- Papua Tari Perang, Sanggi
Seni Pertunjukan yang Ada di Indonesia
- Banten Debus
- DKI Jakarta Ondel-ondel, Lenong
- Jawa Barat Wayang Golek, Rudat, Banjet, Tarling, Degung
- Jawa Tengah Wayang Kulit, Kuda Lumping, Wayang Orang, Ketoprak, Srandul, Opak Alang, Sintren
- Jawa Timur Ludruk, Reog, Wayang Kulit
- Bali Wayang Kulit, Janger
- Riau Makyong
- Kalimantan Mamanda
Selain hasil kesenian yang sudah disebutkan di atas,
suku-suku bangsa di Indonesia juga mempunyai hasil karya seni dalam bentuk
benda. Karya seni yang dihasilkan oleh seniman-seniman dari berbagai suku
bangsa yang ada di Indonesia, antara lain seni lukis, seni pahat, seni ukir,
patung, batik, anyaman, dan lain-lain. Benda-benda karya seni yang terkenal,
antara lain ukiran Bali dan Jepara, Patung Asmat dan patung-patung Bali,
anyaman dari suku-suku Dayak di Kalimantan, dan lain-lain. Hasil kerajinan seni
ini menjadi barang-barang cindera mata yang sangat digemari turis mancanegara.
Menghormati budaya di Indonesia
Keanekaragaman budaya merupakan kekayaan bangsa kita.
Kebudayaan- kebudayaan daerah merupakan modal utama untuk mengembangkan
kebudayaan nasional. Kebudayaan nasional adalah puncak-puncak kebudayaan daerah
yang ada di wilayah Indonesia. Kebudayaan daerah yang dapat menjadi kebudayaan
nasional harus memenuhi syarat-syarat, seperti:
- menunjukkan ciri atau identitas bangsa
- berkualitas tinggi sehingga dapat diterima oleh seluruh bangsa Indonesia; dan
- pantas dan tepat diangkat sebagai budaya nasional.
Kebudayaan nasional harus memiliki unsur-unsur budaya
yang mendapat pengakuan dari semua bangsa kita, sehingga menjadi milik bangsa.
Kebudayaan nasional dilaksanakan pada saat kegiatan tingkat nasional, seperti
perayaan peringatan kemerdekaan 17 Agustus, peringatan hari-hari nasional, dan
kegiatan kantor pemerintah atau swasta. Sebagai warga negara Indonesia kita
seharusnya bangga dengan adanya keanekaragaman kebudayaan. Bermacam-macam
bentuk kebudayaan itu merupakan warisan yang tak ternilai harganya. Kita harus
menghormati keanekaragaman budaya. Kita juga harus melestarikan dan
mengembangkan berbagai bentuk warisan budaya yang ada sekarang ini
Bagaimana cara menghormati keanekaragaman budaya yang
ada di Indonesia? Sikap menghormati keanekaragaman budaya dapat kita tunjukkan
dengan sikap-sikap berikut ini.
- Menghormati kelompok lain yang menjalankan kebiasaan dan adat istiadatnya.
- Tidak menghina hasil kebudayaan suku bangsa lain.
- Mau menonton seni pertunjukan tradisional.
- Mau belajar dan mengembangkan berbagai jenis seni tradisional seperti seni tari, seni musik, dan seni pertunjukan.
- Bangga dengan hasil kebudayaan dalam negeri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar